Produksi ASIku

Ketika membaca Tulisan ini , aku merasa sedikit tersentil dan kemudian berpikir. Apa yang kualami sekarang ini sangat mirip seperti tulisan dokter Wati itu, aku sering stress dan ragu akan produksi ASIku.

Bisa dikatakan aku adalah ibu yang gagal menyusui ekslusif, karena sejak usia menginjak 7 bulan, putri sulungku, fathimah sudah mengkonsumsi susu formula. Produksi ASIku gak bisa memenuhi kebutuhannya selama kutinggal kerja. Pumping 5 kali sehari pun masih belum cukup juga. aku sudah meyakinkan diri bahwa ASI akan berproduksi “on demand” but it wasn’t happen to me. Hasil pumping selalu sedikit. Minum jamu, makan sayuran hijau dan segala usaha udah kucoba tapi tetep aja produksi ASIku makin menurun..

Berada 13 jam di luar rumah, dan rasa letih selalu menjadi beban pikiranku yang akhirnya membuat aku terkadang ngedrop dan tak bersemangat untuk memompa. Makanya sekarang ASIku bener-bener minim. Sungguh bukan hal yang patut ditiru oleh para working mom yang lain…
Iri rasanya jika membaca blog para bunda yang masih tetap eksis pumping meskipun usia anaknya sudah di atas setahun, dan lebih iri lagi ketika tahu produksi ASI mereka tetap banyak layaknya habis melahirkan.
Aku ingin bangkit dari perasaan bersalah ini. Aku ingin Fathimahku bisa mengkonsumsi ASI lagi selama kutinggal kerja. dan hanya akulah yang bisa memotivasi diriku sendiri.
Dan tak ada kata selain “OPTIMIS” bahwa aku bisa pumping dengan hasil yang banyak..
Bantu hamba ya Allah..

8 thoughts on “Produksi ASIku

  1. betapaun, anda adalah ibu yg hebat. masih bisa memberikan ASI meski sibuk bekerja. masih banyak cerita ibu yg tidak menyusui anaknya krn alasan bekerja. atau bahkan ibu yg tdk bekerjapun ada yg gak mau menyusui. tetap semngat ya bunda. saya juga msh menyusui anak saya 18bln. semoga makin lancar asi-nya.
    btw, salam kenal ya.
    iis,
    http://iisrismawati.blogspot.com/

    • Salam kenal juga mba..
      sedih rasanya kalo melihat langsung kejadian ibu yang tidak mau menyusui anaknya ya mba padahal ASInya masih berproduksi…
      Semoga semangat kita untuk menyusui anak sampe 2 tahun bisa tercapai, amin..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s